Sabtu, 14 September 2013


TERNYATA BUKAN BAYANGAN SEMU

IDENTITAS BUKU     :
Judul               : As Sweet as BLACKBERRY Hidup tak sepahit yang kau kira
Penulis             : Sienta Sasyika Novel
Tebal Buku      : 276 halaman , 1,5cm
Penerbit           : de Teens ( Sampangan Gg. Perkutut No.325-B Jl. Wonsari, Baturetno, Banguntapan Jogjakarta.
Terbit               : Maret 2013
Kategori          : Teenlit
Ukuran                        : 14 X 20 cm
ISBN               : 978-602-7723-36-8

KEPENGARANGAN  :
            Sienta Sasyika Novel lahir di Bandung, 17 April 1987. Penyandang gelar sarjana biologi UNPAD yang punya hobi nulis, baca, gambar, dan ngekhayal jadi penulis terkenal. Ini adalah novel ketiga setelah strawberry dan the secret of love.


KEKURANGAN BUKU       :
1.      Masih terdapat beberapa kesalan dalam penulisan.
2.      Dalam novel tersebut terselip kata atau kalimat yang mengiklankan novel ini.
3.      Ada beberapa kata yang rancu.

KELEBIHAN               :
1.      Covernya menarik dan bersih.
2.      Penulis dapat membuat pembaca selalu ingin tau kelanjutan dari kisah yang dituangkan dalam novel ini.
3.      Kisah yang dituangkan dalam tulisan ini walaupun sederhana tetap mudah dipahami dan menarik.
4.      Penggambaran tokohnya sudah lumayan jelas.
5.      Penulis menceritakan setiap tokoh dengan jelas.
6.      Bahasanya mudah di pahami, karena sederhana.

SINOPSIS           :
 Sienta Azadiractha adalah seorang cewek remaja yang imut. Dia sangat menyukai bahkan bisa dikategorikan sebagai maniak anime jepang. Banyak sekali film anime jepang yang telah ia tonton. Semua kesukaannya di buktikan dengan penampilan Sienta yang selalu berdandan ala harajuku. Itulah yang membuat dia berbeda dengan cewek yang lain atau lebih tepatnya para wanita remaja lainnya. Sienta mempuyai satu orang kakak laki-laki bernama Rama Azadirctha yang sekarang kuliah dijurusan kedokteran, dia berbeda dengan Sienta, dia rajin belajar dan tidak banyak tingkah. Papa Sienta bernama Irianto Azadiractha seorang arsitektur terkenal. Banyak perumahan dan rumah penjabat yang dibuat berdasarkan arsitektur papa Sienta. Mama Sienta adalah ibu rumah tangga yang sangat pengertian dengan anak-anaknya apalagi dengan Papa Sienta. Sienta juga mempunya seorang kakak permpuan tetapi sudah meninggal karena jantungnya lemah. Dan tidak lupa dengan Luna si kucing jantan yang sudah 9th menjadi peliharaan kesayangan Sienta.
Kehidupan sienta sedikit berbeda karena kedatang Bintang dan keluarganya yang tinggal berdekatan dengan rumah Sienta , hanya dipagari tanaman buah Blackberry. Bintang remaja lelaki yang sangat tampan bahkan banyak sekali wanita yangg mengidolakannya, tetapi bagi sienta dia adalah cowok yang menyebalkan (awalnya). Hari-hari dijalani sienta dengan sedikit hati yang naik turun keadannya, dimulai dia harus cemburu dengan cinta pertama ( Rangga) yang sekarang berpacaran dengan Rissa cewek cantik,artis,model,sexy dan kemungkinkan sienta tidak bisa menjadi lawan rissa. Lalu beberapa konfik yang timbul karena Sienta dan Bintang pura-pura pacaran. Setalah itu kesedihan hati Sienta karena pacaran yang semula kebohongan itu menjadi benih-benih cinta yang tanpa sadar menelusup hati Sienta disaat bintang mulai dengan lagi dengan mantanya yang bernama Sindy, teman sesama artisnya Rissa. Dan lagi ditambah kebingungan risa dengan perubahan sikap rangga. Pkonya banyak banget beban di hati dan pikiran sienta beberapa waktu ini. Namun semua konflik yang membuatnya seperti kapal yang terkena badai di tengah lautan ini tidak terasa berat karena kedua sahabat sienta, yaitu Rere dan Agnes yang selalu menjadi sahabat setia sienta, apapun yang terjadi kepada sienta mereka selalu mendukung dan memberikan solusi, pkoknya sahabat yang paling baik seantero negri ini. Walaupun banyaak sekali kejailan yang selalu dikerjakan Rere dan Agnes. Terutama Agnes , karena dia adalah penggemar film horor, makanya dia selalu menakut-nakuti Sienta , apalagi sebelum rumah ksosng di dekat Sienta di isi oleh Bintang.

AMANAT :
1.      Hadapilah hidup dengan selalu berfikir positif karena Tuhan yang merubah kehidupanmu.
2.      Lebih selektiflah dalam berteman dan bergaul, berpenampilan baik itu belum tentu tingakah lakunnya juga baik.
3.      Tetaplah semangat walaupun sakit sedang melanda hati dan pikiranmu.
KESIMPULAN :
Sebagai refresing , buku ini baik untuk remaja karena bahasa dan kisah yang dituangkan buku ini sangatlah akrab dengan kehidupan para remaja. Namun walaupun begitu kita harus pandai memilah dan memilih pesan yang disampaikan dalam buku ini, jangan sampai kita salah dalam penafsirannya. Karena buku ini lebih dominan dengan kisah percintaan. Dan untuk para remaja percintaan itu adalah hal yang wajar, tetapi bukan berarti harus mengedepankannya, kita sebagi remaja tetap harus mengedepankan pendidikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar