IDENTITAS BUKU :
Judul : As Sweet as BLACKBERRY Hidup
tak sepahit yang kau kira
Penulis : Sienta Sasyika Novel
Tebal
Buku : 276 halaman , 1,5cm
Penerbit :
de Teens ( Sampangan Gg. Perkutut No.325-B Jl. Wonsari, Baturetno, Banguntapan
Jogjakarta.
Terbit : Maret 2013
Kategori : Teenlit
Ukuran : 14 X 20 cm
ISBN : 978-602-7723-36-8
KEPENGARANGAN :
Sienta
Sasyika Novel lahir di Bandung, 17 April 1987. Penyandang gelar sarjana biologi
UNPAD yang punya hobi nulis, baca, gambar, dan ngekhayal jadi penulis terkenal.
Ini adalah novel ketiga setelah strawberry dan the secret of love.
KEKURANGAN BUKU :
1. Masih
terdapat beberapa kesalan dalam penulisan.
2. Dalam
novel tersebut terselip kata atau kalimat yang mengiklankan novel ini.
3. Ada
beberapa kata yang rancu.
KELEBIHAN :
1. Covernya
menarik dan bersih.
2. Penulis
dapat membuat pembaca selalu ingin tau kelanjutan dari kisah yang dituangkan
dalam novel ini.
3. Kisah
yang dituangkan dalam tulisan ini walaupun sederhana tetap mudah dipahami dan
menarik.
4. Penggambaran
tokohnya sudah lumayan jelas.
5. Penulis
menceritakan setiap tokoh dengan jelas.
6. Bahasanya
mudah di pahami, karena sederhana.
SINOPSIS :
Sienta Azadiractha adalah seorang cewek remaja
yang imut. Dia sangat menyukai bahkan bisa dikategorikan sebagai maniak anime
jepang. Banyak sekali film anime jepang yang telah ia tonton. Semua kesukaannya
di buktikan dengan penampilan Sienta yang selalu berdandan ala harajuku. Itulah
yang membuat dia berbeda dengan cewek yang lain atau lebih tepatnya para wanita
remaja lainnya. Sienta mempuyai satu orang kakak laki-laki bernama Rama
Azadirctha yang sekarang kuliah dijurusan kedokteran, dia berbeda dengan Sienta,
dia rajin belajar dan tidak banyak tingkah. Papa Sienta bernama Irianto
Azadiractha seorang arsitektur terkenal. Banyak perumahan dan rumah penjabat
yang dibuat berdasarkan arsitektur papa Sienta. Mama Sienta adalah ibu rumah
tangga yang sangat pengertian dengan anak-anaknya apalagi dengan Papa Sienta.
Sienta juga mempunya seorang kakak permpuan tetapi sudah meninggal karena
jantungnya lemah. Dan tidak lupa dengan Luna si kucing jantan yang sudah 9th
menjadi peliharaan kesayangan Sienta.
Kehidupan
sienta sedikit berbeda karena kedatang Bintang dan keluarganya yang tinggal
berdekatan dengan rumah Sienta , hanya dipagari tanaman buah Blackberry.
Bintang remaja lelaki yang sangat tampan bahkan banyak sekali wanita yangg mengidolakannya,
tetapi bagi sienta dia adalah cowok yang menyebalkan (awalnya). Hari-hari
dijalani sienta dengan sedikit hati yang naik turun keadannya, dimulai dia
harus cemburu dengan cinta pertama ( Rangga) yang sekarang berpacaran dengan
Rissa cewek cantik,artis,model,sexy dan kemungkinkan sienta tidak bisa menjadi
lawan rissa. Lalu beberapa konfik yang timbul karena Sienta dan Bintang
pura-pura pacaran. Setalah itu kesedihan hati Sienta karena pacaran yang semula
kebohongan itu menjadi benih-benih cinta yang tanpa sadar menelusup hati Sienta
disaat bintang mulai dengan lagi dengan mantanya yang bernama Sindy, teman
sesama artisnya Rissa. Dan lagi ditambah kebingungan risa dengan perubahan
sikap rangga. Pkonya banyak banget beban di hati dan pikiran sienta beberapa
waktu ini. Namun semua konflik yang membuatnya seperti kapal yang terkena badai
di tengah lautan ini tidak terasa berat karena kedua sahabat sienta, yaitu Rere
dan Agnes yang selalu menjadi sahabat setia sienta, apapun yang terjadi kepada
sienta mereka selalu mendukung dan memberikan solusi, pkoknya sahabat yang
paling baik seantero negri ini. Walaupun banyaak sekali kejailan yang selalu
dikerjakan Rere dan Agnes. Terutama Agnes , karena dia adalah penggemar film
horor, makanya dia selalu menakut-nakuti Sienta , apalagi sebelum rumah ksosng
di dekat Sienta di isi oleh Bintang.
AMANAT :
1. Hadapilah
hidup dengan selalu berfikir positif karena Tuhan yang merubah kehidupanmu.
2. Lebih
selektiflah dalam berteman dan bergaul, berpenampilan baik itu belum tentu
tingakah lakunnya juga baik.
3. Tetaplah
semangat walaupun sakit sedang melanda hati dan pikiranmu.
KESIMPULAN :
Sebagai
refresing , buku ini baik untuk remaja karena bahasa dan kisah yang dituangkan
buku ini sangatlah akrab dengan kehidupan para remaja. Namun walaupun begitu
kita harus pandai memilah dan memilih pesan yang disampaikan dalam buku ini,
jangan sampai kita salah dalam penafsirannya. Karena buku ini lebih dominan
dengan kisah percintaan. Dan untuk para remaja percintaan itu adalah hal yang
wajar, tetapi bukan berarti harus mengedepankannya, kita sebagi remaja tetap
harus mengedepankan pendidikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar